
Sesuai amanat undang-undang dan tata kelola organisasi, CU Mekar Kasih kembali menggelar RAT (Rapat Anggota Tahunan) Tahun Buku 2025 sebagai wujud pertanggungjawaban Pengurus dan Pengawas pada forum anggota. Kegiatan RAT kali ini dilaksanakan pada tanggal 7 Februari 2026 yang lalu berlokasi di Hotel Horison Ultima Makassar.
Sehari sebelum RAT digelar, pada lokasi yang sama dilangsungkan Diklat Pembekalan Aktivis dengan peserta dari unsur Pengurus, Pengawas, Komite, KERABAT serta manajemen CU Mekar Kasih. Diklat ini difasilitasi oleh Pastor Fredy Rante Taruk, Pr, selaku penasihat CU Mekar Kasih. Tujuan diklat ini adalah untuk memberikan penyegaran kepada para aktivis mengenai tugas dan tanggung jawab sesuai kapasitas masing-masing untuk memajukan gerakan credit union dan penegasan kembali peran para aktivis dalam pendampingan anggota berbasis komunitas teritori.
Pelatihan diawali dengan internalisasi jati diri Credit Union Mekar Kasih dan dibuka secara resmi oleh Ketua Pengurus CU Mekar Kasih, Bapak Siprianus Jadu, S.E.
Pada bagian awal kegiatan, fasilitator memberikan apresiasi kepada seluruh peserta baik yang sudah lama maupun yang baru bergabung sebagai aktivis. Fasilitator kemudian menjabarkan kembali struktur organisasi CU Mekar Kasih dan peran KERABAT sebagai pendorong utama dari komunitas teritori. Sebagai lembaga pemberdayaan yang berbasis komunitas teritori, seluruh target dan program yang telah dirancang dan evaluasi yang dilaksanakan harus berbasis wilayah teritori. Setelah seluruh materi disampaikan oleh fasilitator, dilangsungkan sesi tanya jawab yang ditanggapi dengan antusias oleh peserta pelatihan. Setelah itu kegiatan pelatihan diakhiri dengan pernyataan penutup dari fasilitator.
Kegiatan RAT yang dilaksanakan pada tanggal 7 Februari 2026 dimulai dengan Misa Pembukaan yang dipimpin secara konselebrasi oleh P. Derikson Alverius Turnip, CICM, Vikaris Jendral Keuskupan Agung Makassar (mewakili Uskup Agung KAMS, sebagai selebran utama), P. Fredy Rante Taruk, Pr, P. Samson Bureny, Pr, dan P. Fredy Jampur, CFM.

Setelah Misa Pembukaan, empat orang manajemen CU Mekar Kasih mempersembahkan tarian tradisional, Tari Ruai, yang berasal dari Kalimantan Barat. Setelah pentas tari, kegiatan dilanjutkan dengan seremonial pembukaan dan sambutan-sambutan secara berturut-turut dari Ketua Pengurus CU Mekar Kasih, Bapak Siprianus Jadu, Pengurus PUSKOPCUINA, Ibu Eustela Maris, Vikjen KAMS, P. Derikson Alverius Turnip, CICM dan Ibu Indriastuti Saggaf, mewakili Kepala Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Sulawesi Selatan, sekaligus membuka kegiatan RAT secara resmi. Rangkaian pembukaan RAT dilanjutkan dengan pemukulan gong oleh P. Derikson Alverius Turnip, CICM, didampingi para tamu undangan yang hadir.
Tamu undangan serta mitra gerakan yang hadir pada RAT kali ini berasal dari Dinas Koperasi dan UKM Propinsi Sulawesi Selatan, Dinas Koperasi dan UMKM Kota Makassar, Dinas Koperasi dan UMKM Kab. Gowa, Dekopinwil Sulawesi Selatan, Universitas Atma Jaya Makassar, Kuasa Hukum, Konsultan Pajak dan bank-bank mitra. Dari para imam yang berkesempatan hadir adalah Penasihat CU Mekar Kasih, Vikjen KAMS, Vikep Sulawesi Barat dan Pastor Paroki St. Mikael, Tobadak.
Setelah pembukaan, kegiatan RAT dilanjutkan dengan persidangan, yang diawali dengan pemilihan Pimpinan Sidang. Forum RAT menyetujui pimpinan sidang yang ditunjuk oleh Pengurus yaitu Bapak Markus Palungan selaku Ketua dan Ibu Magdalena Masriati selaku sekretaris. Pimpinan sidang pun memandu sesi demi sesi acara RAT.
Seperti pelaksanaan RAT tahun buku sebelumnya, pada sesi laporan pertanggungjawaban, Pengurus dan Pengawas hanya membacakan jawaban pertanyaan dari forum anggota atas laporan pertanggungjawaban pengurus dan laporan hasil pengawasan yang sudah dibagikan kepada para peserta sebelumnya. Pertanyaan dari peserta dikirimkan ke pengurus dan pengawas melalui link yang disiapkan, sehingga pada saat pelaksanaan RAT pengurus dan pengawas tinggal menyampaikan jawaban. Setelah jawaban pengurus dan pengawas dibacakan, pimpinan sidang masih memberikan kesempatan kepada para peserta untuk melakukan tanggapan kembali atas jawaban yang diberikan. Setelah sesi tanya jawab, General Manager membacakan Program Kerja tahun buku 2026 untuk mendapatkan persetujuan dari forum RAT. Setelah itu kegiatan dihentikan sejenak untuk istirahat makan siang.
Setelah istirahat makan siang, pimpinan sidang memandu sesi demisioner Pengurus-Pengawas Periode 2023 – 2025 lalu menyerahkan acara selanjutnya dipimpin oleh Panitia Pemilihan Pengurus & Pengawas Periode 2026-2028 yang diketuai oleh Bapak Kanisius Guntur, M. Pd.
Setelah proses penerimaan dan seleksi berkas calon selama tahun buku 2025, panitia menetapkan 12 calon Pengurus dan 3 calon Pengawas yang akan dipilih oleh peserta RAT. Jumlah peserta RAT sekaligus jumlah pemilih yang berasal dari perwakilan anggota dari seluruh kantor Tempat Pelayanan berjumlah 144 orang.
Metode pemilihan dilakukan melalui aplikasi SIMO yang berbasis website. Peserta dipanggil satu per satu dan memilih calon melalui perangkat laptop yang sudah disiapkan panitia. Untuk calon Pengurus proses pemilihan berlangsung dalam 2 tahap, sedangkan untuk calon Pengawas, tidak melewati tahapan tersebut, karena jumlah kandidat sudah sesuai dengan jumlah personil dalam struktur Pengawas.
Adapun susunan Pengurus & Pengawas Periode 2026 – 2028 sesuai dengan hasil pemilihan pada RAT TB 2025 ini sebagai berikut:
- Pengurus
- Ketua : Siprianus Jadu, S. E.
- Wakil Ketua : Agus Sale, S. Pd.
- Sekretaris : Ir. Gerty
- Bendahara : Nova Lestari Soleh, S. H., M. Kn.
- Anggota : Lusiana Lamba Tangdilintin; Badi, S. E.; Stefanus Suri Moi
- Pengawas
- Ketua : Hery Irbar Ramudya
- Sekretaris : Vinsensia Paola Prattyni, S.T., M. Eng
- Anggota : Yustinus Jawedia, S. Pd.

Para Pengurus & Pengawas terpilih kemudian dilantik sekaligus dilakukan pengambilan janji yang dipimpin oleh Perwakilan dari PUSKOPCUINA yaitu ibu Eustella Maris, S. H. yang merupakan anggota Pengurus PUSKOPCUINA, didampingi oleh P. Fredy Rante Taruk, Pr. Acara dilanjutkan dengan penyerahan piagam penghargaan kepada para Pengurus & Pengawas demisioner.
Pada RAT kali ini dilangsungkan juga acara penghargaan-penghargaan yaitu penghargaan kepada Tempat Pelayanan berkinerja terbaik selama TB 2025 dan penghargaan kepada Komunitas Teritori Ramah Lingkungan terbaik. Pada akhirnya kegiatan RAT diakhiri dengan sambutan penutup oleh Ibu Eustella Maris, P. Fredy Rante Taruk, Pr sebagai penasihat dan doa penutup oleh Pastor Octovianus Samson Bureny, Pr.
Terima kasih kepada segenap mitra gerakan, aktivis, dan anggota yang telah hadir, berpartisipasi dan berkontribusi sehingga seluruh rangkaian kegiatan Pembekalan Aktivis, RAT TB 2025 dan pemilihan Pengurus-Pengawas Periode 2026-2028 dapat berjalan dengan lancar dan kondusif.





Tinggalkan Balasan